cinta....begitu banyak argumen dan definisi mengenaimu..
Aku rasa, ini mulai gila dan tak masuk akal.
Tanpa didasari logika...hanya bersandar pada luapan emosi dan perasaan.
Mengapa perasaan itu dapat menyimpulkan senyum di sudut pipimu?
Mengapa pula dapat memproduksi air matamu..
Mengapa rasanya begitu menggelitik batinmu..
Aku tau ini bodoh dan konyol..Namun tetap kulakukan,
Ada dorongan aneh di hatiku, ingin terus memikirkannya.
Ada perasaan yang bergejolak ketika Ia menatapku dengan senyumannya.
Ada sesuatu yang berloncatan dihatiku saat Ia memerhatikanku..
Ada yang patah jika Dia memegang tangan yang lain..
Ada yang tertusuk jika Dia menatap yang lain dengan cara yang berbeda..
Kuyakin, yang kurasakan hanyalah rasa ketertarikan
Yang menjadi rasa memiliki dan ketergantungan yang parah
Lalu kudefinisikan sebagai cinta..
Sepertinya bukan..
Aku masih tak mengerti kata itu
This is my personal blog...you can see my blog again and over again, you can share my blog on FB or Twitter..
Sabtu, 25 September 2010
Minggu, 19 September 2010
Ngasal ngasal
Waktu tlah bergulir begitu lama
Meninggalkan Aku yang masih termenung disini
Lembaran memori mulai mengusik ketenanganku
Hanya membuat segores luka di hati.
Aku tak ingin menoleh ke belakang.
Namun ini yang kulakukan
Aku tak tau siapa yang kubenci.
Bayanganmu atau diriku sendiri.
Kau terduduk disampingku.
Melantunkan seuntai melodi hanya untukku
Aku tersipu malu..
Rasanya hanya Kamu yang kumiliki.
Kau pergi begitu saja.
Tanpa beban dan tanpa penyesalan.
Kau meninggalkanku sendiri
Bersama sejuta kenangan tentangmu
Waktu kembali bergulir begitu lama.
Aku berusaha melupakkan bayanganmu.
Namun terlambat, Aku sudah terlampau mencintai bayanganmu.
Mencintai sosokmu..
Kini Aku hanya menunggu disini.
Berharap Kau datang padaku.
Walau kenyataan menusuk hatiku.
Kini Aku tahu siapa yang kubenci...
Bayanganku sendiri, yang tak pernah mengatakan perasaanku dan membiarkanmu pergi.
Meninggalkan Aku yang masih termenung disini
Lembaran memori mulai mengusik ketenanganku
Hanya membuat segores luka di hati.
Aku tak ingin menoleh ke belakang.
Namun ini yang kulakukan
Aku tak tau siapa yang kubenci.
Bayanganmu atau diriku sendiri.
Kau terduduk disampingku.
Melantunkan seuntai melodi hanya untukku
Aku tersipu malu..
Rasanya hanya Kamu yang kumiliki.
Kau pergi begitu saja.
Tanpa beban dan tanpa penyesalan.
Kau meninggalkanku sendiri
Bersama sejuta kenangan tentangmu
Waktu kembali bergulir begitu lama.
Aku berusaha melupakkan bayanganmu.
Namun terlambat, Aku sudah terlampau mencintai bayanganmu.
Mencintai sosokmu..
Kini Aku hanya menunggu disini.
Berharap Kau datang padaku.
Walau kenyataan menusuk hatiku.
Kini Aku tahu siapa yang kubenci...
Bayanganku sendiri, yang tak pernah mengatakan perasaanku dan membiarkanmu pergi.
Kamis, 09 September 2010
My Shining Stars
Kamu bintangku.. Tapi Aku tak pernah bisa melihatmu dengan jelas..Awan hitam yang tebal selalu meyelimutimu hingga cahayamu menjadi redup dan tak terlihat.. Awan itu begitu memesona dan menyilaukanku, Kurasa Aku menyukai awan itu. Kuberikan hatiku pada awan itu, Sejak saat itu awan itu menjadi pasanganku. Namun, semakin lama Aku semakin dapat melihat betapa gelapnya Awanku itu. Jika Ia marah, Ia bisa menumpahkan isinya. Ia bisa mengundang temannya Sang Petir untuk datang. Kekecewaan melanda hatiku. Aku merasa galau. Dan semakin hari sinarmu semakin terlihat. Aku mulai bisa melihatmu, dan Kau jadi temanku. Tak peduli betapa galaunya Aku, Aku bisa memercayaimu..Kau menjadi perisai dalam kehidupanku. Aku baru semakin menyadari cahayamu begitu indah dan terang. Awanku raib, Ia menghilang sedikit demi sedikit. Dan tampak jelas sosok bintangku-kamu-di mataku. Akhirnya, Akupun baru menyadari Aku membutuhkanmu. Aku jatuh cinta pada bintangku...Kamu.... Sayangnya dirimu-bintangku- tak pernah melihat hatiku. Dirimu terlalu sibuk mencintai cinta pertamamu-Sang Rembulan-tiada tara hingga tak ada lagi sisa di ruang hatimu.Setidaknya untukku? Kamu terlalu dingin, Bintangku ini mati rasa. Aku tahu dirimu sangat terpukul saat mengetahui Sang Rembulan mencampakkanmu dan tak pernah melihatmu lagi setelah itu. Ya, cinta begitu rumit. Kau tak pernah terlihat oleh rembulanmu maupun melihat Aku..Semakin lama Kau menjauh dari peredaranku. Kau menghilang..Rasa sakit mulai menghujam hatiku, bagaikan ribuan pisau yang menusuk-nusuk hatiku tiada henti, kurasakan beberapa bagian di hatiku patah berkeping-keping hingga kecil. Sepertinya Aku mulai merasakan mati rasa. Sama sepertimu.. Aku bertekad melupakanmu, namun diam-diam masih berharap Kau akan datang padaku. Seperti berharap adanya tumpahan hujan di padang pasir. Mengharapkan sesuatu yang belum tentu dapat terjadi..Namun asalkan Kau tau..Aku masih menggantungkan hatiku di tanganmu..
Curhat.....
Dia memerhatikanku..
Dia tersenyum padaku..
Dia memegang tanganku..
Dia tertawa bersamaku..
Dia bergurau denganku..
Dia membuatku jatuh cinta dan tergantung padanya..
Dia melakukan hal yang sama pada wanita yang lain..
Dia memerhatikannya..
Dia tersenyum padanya..
Dia memegang tangannya..
Dia tertawa bersamanya..
Dia begurau dengannya..
Dia membuatnya jatuh cinta dan tergantung padanya..
Rasanya Aku mulai gila jika terus memikirkanmu..Kau membuatku jadi berhayal terlalu tinggi..Beginikah cinta? Hmm..Tidak, ini salahmu..Seharusnya Kau tak perlu melakukan itu jika Kau tak tertarik padaku, pada wanita yang lainnya..Hhhh but i’m still loved you..I need you..
Dia tersenyum padaku..
Dia memegang tanganku..
Dia tertawa bersamaku..
Dia bergurau denganku..
Dia membuatku jatuh cinta dan tergantung padanya..
Dia melakukan hal yang sama pada wanita yang lain..
Dia memerhatikannya..
Dia tersenyum padanya..
Dia memegang tangannya..
Dia tertawa bersamanya..
Dia begurau dengannya..
Dia membuatnya jatuh cinta dan tergantung padanya..
Rasanya Aku mulai gila jika terus memikirkanmu..Kau membuatku jadi berhayal terlalu tinggi..Beginikah cinta? Hmm..Tidak, ini salahmu..Seharusnya Kau tak perlu melakukan itu jika Kau tak tertarik padaku, pada wanita yang lainnya..Hhhh but i’m still loved you..I need you..
Rabu, 08 September 2010
Langganan:
Komentar (Atom)